oleh

Mendikbudristek Berkunjung ke Pondok Pesantren Lirboyo

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim bersilaturahmi ke Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, Jawa Timur pada hari ini, Jumat (22/10/2021).

Kunjungan Nadiem diterima langsung oleh Dewan Pengasuh Pesantren Lirboyo, yaitu KH Anwar Manshur, KH Abdullah Kafabihi Mahrus, KH Zamzami Mahrus, dan KH An’im Falahudin Mahrus.

Nadiem juga diminta menyapa para santri yang sedang melakukan istigasah. Momen itu digunakannya untuk mengucapkan selamat kepada para santri atas peringatan Hari Santri Nasional.

“Ini saya, Mendikbudristek Nadiem Makarim dari pesantren Lirboyo mengucapkan selamat Hari Santri. Luar biasa sekali generasi masa depan kita,” kata Menteri Nadiem disambut gembira para santri Pesantren Lirboyo, Kediri, Jumat (22/10/2021).

Baca Juga  Jenderal Dudung Serahkan 20 Rumah Dinas ke Kodim 1414/Tator

“Nanti kalau kalian sukses, jangan lupa kepada saya, ya. Santri Indonesia tidak kalah berprestasi dari murid-murid lainnya,” imbuh Nadiem berdasarkan keterangan pers diterima Beritasatu.com.

Nadiem dengan berkunjung ke pondok pesantren, ia bisa banyak belajar untuk mengetahui cara ponpes menghadirkan generasi penerus bangsa yang berkarakter kuat.

“Di sini tidak ada tawuran dan tindak kekerasan karena pendidikan di ponpes berfokus pada akhlak. Dari pagi sampai malam fokusnya adalah bagaimana perilaku yang baik kepada sesama santri dan orang di sekitarnya. Itu luar biasa,” tuturnya.

Baca Juga  SMSI Gelar Konvensi Nasional 2025 Dukung Asta Cita Presiden Wujudkan Indonesia Emas 2045

Selanjutnya, rombongan kunjungan kerja bergerak ke Pesantren Al Falah, Ploso, Kediri. Di sini, Nadiem diterima oleh pengasuh pesantren yakni KH Nurul Huda Djazuli dan KH Muhammad Abdurrahman Al Kautsar.

Tak hanya berdialog mengenai sistem pendidikan di pesantren dan pendidikan karakter, Nadiem juga melakukan tapak tilas pengalaman masa kecilnya saat berkunjung ke Pesantren Al Falah Ploso.

Baca Juga  Hadiri Deklarasi Nelayan Tegal, Muzani: Apa yang Diharapkan Nelayan akan Diperjuangkan Prabowo

Nadiem mengatakan, Pesantren Al Falah Ploso menyisakan kenangan tersendiri baginya. Sebab, saat kecil, ia pernah diajak ayahnya menginap di pondok tersebut selama tiga hari.

“Luar biasa perasaan saya. Pesantren itu membawa keberuntungan bagi saya karena sekarang saya bisa kembali ketika menjabat sebagai menteri. Itu momen personal yang spesial buat saya,” ungkapnya. (*/cr2)

Sumber: beritasatu.com

News Feed