Sin.co.id-Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Manggarai Barat (Kakan Kemenag Mabar) Fransiskus Xaverius Adi Senin (5/6/2023) membuka Kegiatan Pelatihan Penilaian Pembelajaran Berbasis High Order Thinking Skill (HOTS) Angkatan IV, yang diselenggarakan oleh Balai Diklat Keagamaan Denpasar bertempat di aula PLHUT Kantor Kemenag Mabar Labuan Bajo.
Kegiatan ini diikuti para guru pendidikan agama dan guru madrasah se Kabupaten Manggarai Barat selama enam hari, sejak Senin 5 Juni 2023 hingga Sabtu 10 Juni 2023.
Di awal sambutan, Kakan Kemenag Mabar mengucapkan terima kasih kepada Kepala Balai Diklat Keagamaan Denpasar yang telah memilih Kabupaten Manggarai Barat dan guru pendidikan agama sebagai tempat serta sasaran kegiatan Pelatihan Penilaian Pembelajaran Berbasis High Order Thinking Skill (HOTS) Angkatan IV Tahun 2023.
“Bagi kami kegiatan ini tentu akan mendatangkan banyak manfaat khususnya bagi guru pendidikan agama dan guru madrasah di Kabupaten Manggarai Barat dalam melakukan penilaian pembelajaran. Guru tidak hanya dituntut mampu mengajar namun harus pula mampu membangun hubungan yang efektif dengan siswa, salah satunya melalui penilaian pembelajaran,” tutur Fransiskus Adi.
Mengutip Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Fransiskus Adi menyampaikan, Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa.
Tujuan pendidikan nasional adalah untuk mengembangkan potensi peserta didik lanjutnya, agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Untuk mencapai tujuan tersebut maka salah satu tuntutannya adalah guru harus profesional, karena profesionalisme seorang guru akan berkorelasi terhadap kualitas produk pendidikan yang dihasilkan.
“Salah satu cara meningkatkan profesionalisme guru adalah dengan mengikuti pelatihan seperti ini. Oleh sebab itu saya berharap bapak ibu peserta kegiatan memanfaatkan kesempatan yang diberikan oleh BDK Denpasar ini dengan baik,” lanjutnya.
Sementara itu Ketua Tim BDK Denpasar Ali Masyudi dalam laporannya mengungkapkan Peningkatan mutu pendidikan terus dilakukan oleh semua stakeholder agar pendidikan di Indonesia bisa lebih baik. Salah satunya dengan menerapkan High Order Thinking Skill (HOTS) kepada peserta didik. Tujuan penerapan HOTS adalah untuk meningkatkan kemampuan berpikir peserta didik pada level yang lebih tinggi, terutama yang berkaitan dengan kemampuan untuk berpikir secara kritis dalam menerima berbagai jenis informasi, berpikir kreatif dalam memecahkan suatu masalah menggunakan pengetahuan.
Sejalan dengan hal tersebut, Balai Diklat Keagamaan Denpasar menyelenggarakan Pelatihan Penilaian Pembelajaran Berbasis HOTS Angkatan IV di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Manggarai Barat. Ali Masyudi berharap kepada seluruh peserta kegiatan bisa mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh dan ilmu yang didapatkan nanti bisa ditularkan ke teman-teman yg belum mengikuti pelatihan. (rls)











