oleh

Ketua IMI Bamsoet Ingin Bertemu Presiden Jokowi Atas Permintaan Anies Baswedan

Jakarta – Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo atau Bamsoet menjelaskan pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan lokasi truk Formula E pada 4 Juni 2022. Bamsoet mengatakan Formula E Company (FEO) berencana benar-benar bertemu dengan Presiden Jokowi atas permintaan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

“Kalau kemarin Alberto Longo sebagai Co-Founder sekaligus Chief Championship FEO berharap dapat bertemu Presiden Joko Widodo atas permohonan Gubernur Anies Baswedan,” ujar Bamsoet dalam keterangannya, Jumat (26/11/2021) dilansir beritasatu.com.

Bamsoet mengatakan, tidak ada yang salah dari langkah Anies meminta FEO untuk bertemu Jokowi khusus untuk meminta arahan terkait lokasi yang tepat lokasi sirkuit Formula E. Menurut dia, hal tersebut merupakan bentuk penghormatan FEO yang diwakili oleh Alberto Longo terhadap Presiden Jokowi.

Baca Juga  Meriahkan HUT ke-7, SMSI Sultra Gandeng PMI Gelar Donor Darah

“Untuk meminta arahan terkait lokasi mana yang paling tepat untuk lokasi sirkuit Formula E mengingat ini adalah event internasional, salahnya di mana? Justru saya menilai hal itu merupakan bentuk penghormatan Alberto kepada Bapak Presiden sebagaimana dia melakukannya di beberapa negara,” kata Bamsoet.

Menurut Bamsoet, secara teknis, yang bertanggung jawab untuk menentukan lokasi Formula E adalah FEO, IMI dan PT Jakarta Propertindo (PT Jakpro).

“IMI, Alberto dan Jakpro yang nantinya akan bertanggungjawab mengambil keputusan dalam menentukan lokasi sirkuit Jakarta E-Prix 2022,” ungkapnya.

Di Indonesia, kata Bamsoet, IMI yang paling kompeten untuk menentukan lokasi sirkuit Formula E sebagai perpanjangan tangan dari Fédération Internationale de l’Automobile/FIA atau Federasi Olahraga Mobil Dunia. Menurut Bamsoet, tidak sembarang lokasi bisa dijadikan sirkuit Formula E karena ajang balap mobil listrik itu memiliki keunikan tersendiri dibanding balapan sejenis lainnya karena menggunakan jalan raya di tengah kota.

Baca Juga  PRIMA: Partainya Rakyat Biasa dengan Tulang Punggung Generasi Muda

“Karenanya membutuhkan keahlian khusus yang kompleks. IMI sangat berperan di sana, memastikan lokasi sirkuit yang dipilih akan dikembangkan lebih lanjut agar sesuai dengan standar FEO dan juga standar FIA,” kata Bamsoet.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan lokasi sirkuit Formula E tidak ditentukan oleh Presiden Joko Widodo. Menurut Anies, Presiden Jokowi tidak dalam kapasitas menentukan lokasi Formula E.

“Enggak ada. Loh masa lokasi (penentunya) presiden, enggaklah. Lokasi kok masa urusan presiden,” ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (25/11/2021).

Sirkuit Formula E, kata Anies, akan ditentukan oleh tiga lembaga, yakni FEO sebagai pemenang lisensi Formula E, PT Jakpro sebagai penyelenggara Formula E Jakarta dan IMI sebagai perpanjangan tangan FIA.

Baca Juga  Nelayan Meminta Pemerintah Segera Bersihkan Bangkai Kapal Di NTT

“Ya FEO, IMI dan Jakpro, tiga itu (yang menentukan lokasi Formula E,” kata Anies.

Lebih lanjut Anies mengaku sudah meminta pihak IMI untuk segera mengklarifikasi pernyataan yang menyebutkan Presiden Jokowi menjadi penentu sirkuit balap mobil listrik Formula E Jakarta. IMI, kata Anies akan mengeluarkan statement resmi terkait pernyataan Presiden Jokowi penentu lokasi Formula E.

“Saya tadi sudah minta, nanti IMI akan melakukan klarifikasi soal ini. Masa soal lokasi ke presiden. IMI nanti klarifikasi, Anda baca statement resminya,” kata Anies. (*/cr2)

News Feed